PLN Akui Adanya Indikasi Listrik Liar di Fly Over Cileungsi

Kantor PLN UP3 Gunung Putri. (Firman/Indonews)

BOGOR, INDONEWS – Kapolsek Cileungsi, Kompol Andri Alam Wijaya sebelumya menyoroti adanya pengadaan listrik yang diduga ilegal dan terindikasi pencurian listrik di kolong Fly Over Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Cileungsi pecan lalu mengaku heran, di bawah kolong jembatan ada listrik penerangan.

“Kita juga akan selidiki terkait ini. Kalau ada oknum-oknum, ini juga pencurian aset Negara, sehingga akan ditindak tegas,” ujarnya, Selasa (16/2) lalu.

Di tempat berbeda, Plt Camat Cileungsi, Wawan Suryana saat ditemui Indonews juga mengaku heran ada kabel listrik di kolong fly over.

“Kabelnya ada, tapi KWH meteran engak ada. Ini kewenangannya ada di PLN. Kami sudah memanggil pihak PLN guna mendorong agar kabel-kabel itu ditertibkan karena semrawut, sehingga tidak berpotensi jadi lapak dan lahan pedagang liar lagi,” kata Plt camat, Kamis (25/2/2021).

Dari pihak PLN, Kepala UP3 Gunung Putri, Chelda saat dikonfirmasi via WhatsApp menyampaikan bahwa listrik tersebut liar alias illegal. Apalagi tidak ada KWH meterannnya.

Dengan adanya hal ini, awak media mendatangi pihak PLN untuk mendapatkan Informasi kongkrit tentang adanya indikasi pencurian listrik di kolong Fly Over Cileungsi.

Yudi selaku Kepala Pengawasan wilayah UPT Cileungsi menyampaikan, sampai saat ini belum ada penertiban dan pembenahan terkait adanya indikasi pemasangan listrik liar di kolong Fly over  Cileungsi.

“Baru hanya sebatas pemetaan lokasi saja. Kami bertindak sesuai instruksi atasan, dan saat ini kami belum ada tindakan, masih menunggu instruksi dari atasan,” katanya, Jumat (26/2/2021).

“Saya jarang ke lapangan, jadi tidak tahu, karena selama ini tidak ada masalah, sehingga kami anggap tidak ada masalah. Tapi yang terpenting nanti saya sampaikan pada pimpinan saya tentang kedatangan bapak dan keluhan beberapaa elemen masyarakat,” pungkas Yudi. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook