Ketua RW Desak Copot Oknum Staf Desa Membuat Resah

BOGOR, INDONEWS,– Menyikapi pengaduan masyarakat Desa Cileungsi Kidul akibat ulah oknum staf Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi Kidul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat inisial DS yang dinilai telah membuat resah dan berperilaku tidak terpuji serta tidak mencerminkan pengayom masyarakat, Ketua RW 12 Giri yang mendapatkan penghargaan sebagai ketua RW terbaik se Kecamatan Cileungsi menyampaikan bahwa pernyataannya ini mewakili 8 RT yang dipimpinnya.

Ia meminta kepala Desa Cileungsi Kidul mencopot oknum tersebut. Pasalnya ia mengaku akhir-akhir ini telah banyak menerima aduan dari masyarakat terkait perilaku tidak terpuji oknum staf desa yang mengaku staf kesra dan juga Satgas Covid-19 desa.

“Saya dapat aduan dari beberapa RT dan warga yang datang langsung ke rumah saya akibat ulah oknum DS tersebut mereka menceritakan apa yang mereka alami,” ucapnya, Kamis (1/4/2021).

Disampaikannya bahwa RT dan warga yang datang ke rumahnya mengadu terkait permasalahan kejadian saat warga yang pada mau hajatan seolah dipersulit dan berbelit-belit untuk mengurus izin prokes, bahkan ada warga yang mengaku diminta uang oleh oknum DS.

“Menurut pengakuan warga, mereka juga sempat diintimidasi dan ditakut-takuti dengan kalimat kalau mau hajatannya aman dan tidak dibubarkan harus ada amplop buat satgas Covid-19 desa,” katanya.

“Dengan adanya kejadian tersebut banyak warga yang resah dan tidak nyaman. Jadi saya meminta kepada kepala Desa Cileungsi Kidul untuk mencopot atau memberhentikanya karna prilaku dan tata cara kerjanya bisa mencoreng nama baik kepala desa, saya gak yakin semua yang dilakukan sepengetahuan kepala desa,” ungkap RW Giri.

“Jika kepala desa tidak mencopot oknum ini, saya khawatir akan menjadi masalah dan bumerang buat kepala desa sendiri di kemudian hari dan warga khususnya RW 12 tidak nyaman dan tidak tenang, karena kami menilai prilaku dan cara kerjanya  yang diterapkan oleh oknum tersebut tidak sesuai aturan dan mengatas namakan staf desa,” tegasnya.

“Harapan saya agar kepala desa bisa mendengar dan merespon permintaan kami warga supaya cepat mengambil tindakan agar oknum ini tidak semena-mena dan berakibat patal nantinya,” tandasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook