Kavling Azzahra Hills Disinyalir Tak Berizin, Publik Dibohongi?

Banner Kavling Azzahra Hills yang diiklankan di media internet

BOGOR, INDONEWS,- Bisnis tanah kavling di Kabupaten Bogor dengan keuntungan menggiurkan, membuat pengelola kavling menghalalkan segala cara untuk menarik konsumen, termasuk pasang iklan di media internet.

Konsumen diiming-imingi tanah kavling yang ‘dijajakan’ telah mengantongi IPPT dan IMB. Padahal sebenarnya kavling tersebut illegal, atau belum ada IPPT apalagi IMB, alias bodong.

Hal ini dapat berakibat merugikan konsumen. Atas iklan yang menggiurkan tersebut, pihak pengembang Azzahra Hill, salah satunya, diduga telah melakukan pembohongan publik.

Kavling Azzahra Hills di jalan Jonggol-Sukamakmur, Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor belum memiliki IPPT, tetapi sudah dilakukan penjualan kavling.

Kepala Desa Sukamakmur, Ujang Sunandar sebagai salah satu pemilik  PT. Azzahra Mulya Karya menyampaikan bahwa baru mengurus ijin lingkungan RT/RW.

“Ijin lingkungan sampai kecamatan sudah ada. Ijin peruntukan tanah on proses (dalam proses), tanah atas nama perorangan,” ungkap Ujang Sunandar dihubungi melalui pesan WhatsApp (WA).

Dalam hal ini, sejatinya pengembang kavling memahami Peraturan Bupati Bogor Nomor : 56 Tahun 2018 tentang Ijin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT), disebutkan bahwa subyek IPPT adalah Badan, Instansi atau Perorangan.

Sementara itu, Ketua LSM KPK Nusantara Bogor, Soklar mengingatkan agar konsumen lebih hati-hati sebelum membeli kavling, agar tidak tertipu dengan iming-iming yang dijanjikan pengembang.

“Sebelum membeli kavling, konsumen harus mengecek dulu perijinan lahan, bukti surat kepemilikan tanah dan legalitas perusahaan, supaya tidak dirugikan oleh pengembang nakal,” ujarnya. (Jaya)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook