Terkait Penutupan Akses Jalan PSU, Ini Kata Kabid Aset

BOGOR, INDONEWS,- Diduga pernah digali PT Ferry Sonnevile (FS), berbarengan dengan lahan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) di RT 02, RW 06, Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, lahan berplang atas nama Hutama Tjahjadi alias Cahyadi yang merupakan akses jalan menuju lokasi akan dibangun 8 gedung pemerintahan, kini dipagar pemiliknya.

Sebelumnya, Hutama Tjahyadi  sebagai pemilik lahan yang tanahnya digali tanpa izin, mempertanyakan sejauh mana tanggung jawab PT Ferry Soneville yang mengali tanah milikinya tanpa izin, serta pernah berjanji akan membayar lahan tanah yang sudah digali dan dijual tanahnya.

BERITA TERKAIT: Diduga, Tanah Warga Digali Tanpa Izin, Akses Jalan PSU Ditutup

“Saya berharap PT Ferry Sonneville segera melaksanakan kewajibannya, agar hal ini tidak melebar ke mana-mana. Namun jika tidak melaksanakan kewajibannya, terpaksa hal ini saya bawa ke ranah hukum, karena ini perbuatan melanggar hukum,” kata Hutama, sebelumnya.

Sementara pihak Pemda melalui Kabid Aset BPKAD, Bangun Septa Siswa saat dihubungi melalui WhatsAap Senin (5/4/2021) menyampaikan, terkait penyerahan PSU Ferry Soneville, luas yang akan diserahkan di lokasi tersebut (lokasi yang sudah terpasang rencana pemanfaatan oleh pemda) kurang lebih 2,7 ha, dan yang sudah diterima kurang lebih 1,8 ha, yang belum diterima sekitar 8.000 meter.

“Terkait pemagaran, kita akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak aparat setempat untuk mencari tahu terkait status jalan tersebut apakah masuk jalan desa atau masih bagian dari tanah Hutama Tjahcadi,” pungkasnya. (Firm)

Facebook Comments

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook