Janda Muda Curhat Nikah Siri dengan Oknum Staf Desa Tlajung Udik

Ilustrasi

BOGOR, INDONEWS,- Seorang janda muda, anak yatim berinisial MR harus menjalani hidup yang sangat pahit. Pasalnya pernikahan yang baru seumur jagung harus kandas di tengah jalan.

Saat ditemui media di rumahnya, MR menceritakan awal mula pernikahannya berawal kenal dengan inisial OS yang saat ini menjadi salah satu staf Desa Tlajung Udik.

“Waktu itu saya salah satu murid di sekolah swasta di Desa Cicadas Kelas 12 dan OS adalah salah satu guru di sekolah tersebut. Saya murid baru di sekolah itu. Saat melaksanakan ulangan OS bilang: ‘neng kamu umur berapa?’ terus dia bilang; mau gak nilainya gede tapi tidak melakukan apa-apa’,” ungkap MR menirukan perkataan OS.

“Saya tertarik dengan tawaran OS. Lalu dia  mengajak saya main, gak tahunya saya dibawa ke hotel. Saat itu saya gak inget apa-apa, tahunya sudah disetubuhi,” ungkap MR.

MR juga menyampaikan, semua kejadian dan permasalahan yang dia hadapi ini disembunyikan dari keluarganya.

Ia pun mengaku takut terhadap OS yang menurutnya OS cemburuan. “Setiap ada cowok yang ngedeketin saya, pasti dikejar sama dia. Waktu itu juga pernah mau ditabrak pas lagi jalan karena dia cemburu,” ungkap MR.

“Singkat cerita saya diajak nikah siri pada bulan Januari 2021 lalu, di rumah Amil inisial AB. Namun baru berjalan tiga bulan saya langsung diceraikan, lantaran pernikahan saya dengan OS diketahui istri tua OS,” ungkapnya.

Sementara YT, saksi dalam perceraian, saat dikonfirmasi mengatakan, OS menjatuhkan talak di sebuah kontrakan di RT 02, RW 06, Desa Tlajung Udik.

“Waktu itu OS menjatuhkan talak, pada hari Jumat (2/4/2021) pukul 12:00 Wib siang,” ucap YT.

Dikatakannya, karena di sini MR tidak punya sanak saudara dan MR kebingungan harus minta tolong kepada siapa, sehingga MR meminta tolong kepada YT.

“Teh saya minta tolong bahwa saya mau dijatuhkan talak sama suami saya, berikut didampingi istri sahnya yang datang ke sini,” ungkap YT menirukan perkataan MR

“Dalam surat pernyataan talaknya, bahwa mulai detik ini, saya OS menjatuhkan talak 3 pada saudari MR yang diwakilkan kepada saya,” tambahnya.

“Pada waktu jatuh talak saat itu, saksi pertama saya sendiri dan saksi kedua teman saya yang menyaksikan waktu ditalak oleh suaminya. Setelah jatuh talak, MR saya suruh ke kontrakan saya pribadi,” kata YT lagi.

“Saya sebagai tetangga merasa kasihan dan iba melihat anak yang belum tahu apa-apa, masih polos sudah diceraikan suaminya. Saya tolong dia dan saya pindahkan ke kontrakan saya. Dua hari setelah ditalak suaminya, saya antarkan ke rumah orang tuanya di Kampung halamannya di Cianjur,” kata YT.

“Itu juga atas dorongan istri OS. Saya sempat dikasih uang Rp400 ribu untuk ongkos antar, tapi karrna saya kasihkan kepada MR saya merasa kasian dia tidak megang uang dan ongkos antar pulang MR biaya pribadi saya,”sambungnya.

“Padahal bukan saya yang seharusnya mengantarkan ke orangtuanya, harusnya beliau (OS) sebagai suaminya kalau memang pernah menikahi anaknya. Tapi disini beliau tidak mengantarkannya, mungkin ada keganjilan apa itu saya tidak tahu,” terangnya.

“Sewaktu saya tiba di rumah orang tuanya, saya kaget ternyata orang tuanya atau keluarganya tidak pernah menikahkan anaknya,” ungkapnya.

Setelah orang tua dan keluarga MR mengetahui kejadian, mereka shok berat, termasuk nenek dan pamannya.

“Saya yang awalnya tidak tahu duduk permasalahannya, akhirnya paham, bahkan saya juga sempat dapet bogem mentah dari pihak keluarganya karena disangkanya saya pihak dari keluarga OS,” tutupnya.

Sementara OS saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, hingga berita ini ditulis belum menjawab. (Firm)

Facebook Comments Box

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook