Honor Belum Cair, Peserta Pelatihan BPBD Kab. Bogor Mengeluh

BOGOR, INDONEWS,- Pelatihan pertolongan pertama dan evakuasi diselenggarakan BPBD Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Pelatihan dimulai pada tanggal 29 Maret 2021 sampai dengan 7 April 2021, di Hotel Grand Pesona Caringin Jl. Cilotoh, Nomor 126, Bogor.

Pelatihan ini diikuti tim Relawan Bela Alam yang ada di Kabupaten Bogor dengan jumlah mencapai kurang lebih 600 orang, dan dibagi menjadi tiga gelombang. Pada gelombang pertama dari tanggal 29-31 Maret 2021, gelombang kedua tanggal 31 Maret sampai 02 April 2021 dan gelombang ketiga tanggal 05 April sampai 07 April 2021.

Para peserta bela alam yang ikut dalam pelatihan ini dijanjikan mendapat honor sebesar Rp100 ribu per harinya, selama tiga hari. Jadi total Rp300 ribu, dipotong pajak 5 persen menjadi Rp285 ribu.

Tapi disayangkan, sudah berjalan hampir 3 minggu honor tersebut belum diterima 600 orang peserta.

Salah satu peserta yang mengikuti pelatihan pertolongan pertama gelombang kedua pada tanggal 31 April sampai 02 April 2021, menuntut hak dirinya dan rekan-rekannya selama menjadi peserta di kegiatan tersebut.

“Saya dan rekan-rekan yang mengikuti pelatihan menuntut honor yang dijanjikan, yang sudah berjalan tiga minggu, namun kami belum juga mendapatkan honor tersebut,” ujarnya, Kamis (15/4/2021).

“Sesuai  yang saya tandatangani pertama, saya masuk dalam mengikuti pelatihan tersebut, akan dibayar Rp100 ribu per harinya selama tiga hari dan dipotong pajak 5 persen dan total pembayaran saya sekitar Rp285 ribu. Sampai detik ini pembayaran honor semua yang mengikuti pelatihan belum dibayarkan,” ujarnya.

“Saya hanya bisa mengajukan keluhan saya melalui group WA, tapi admin tidak pernah menjawabnya,” katanya.

Ia menuturkan, pada tanggal 11 April, di grup WA tersebut dikeluarkan selembaran surat dari BPBD Kabupaten Bogor Dengan nomor surat 800/230 – PK, lampiran pemberitahuan, Cibinong 09 April 2021, dengan isi sebagai berikut:.

Sehubungan dengan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) yang belum bisa diproses dan masih dalam pengalihan pada aplikasi sistem informasi manajemen perencanaan, penganggaran dan pelaporan (SIMRAL) yang mengakibatkan anggaran belum dapat diinputkan  ke dalam aplikasi tersebut, dari pihak badan pengelola keuangan aset daerah (BPKAD) yang mengakibatkan tertundanya pencairan honor peserta pada kegiatan yang telah dilaksanakan. (Firm)

Facebook Comments Box

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook