Berpotensi, Bara JP Minta Pemerintah Bantu Petani Lebah Trigona

Pengurus DPP Bara JP saat berbincang bersama petani lebah trigona

BANYUMAS, INDONEWS – Aksi blusukan DPP Bara JP ke Jawa Tengah ditutup dengan mengunjungi pelaku usai home industry dan petani kecil di Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (12/9/2021).

BERITA TERKAIT: DPP Bara JP Puji Aksi Garda Muda dan Srikandi Banyumas

Rombongan Bara JP menyempatkan diri mengunjungi petani yang membudidaya lebah trigona atau disebut juga klanceng. Di sana, pengurus DPP Bara JP berbincang langsung dengan warga.

“Budidaya madu trigona ini ternyata menjadi prospek usaha yang bagus. Terlebih madu ini menjadi primadona di masa pandemi virus corona atau Covid-19,” ucap Wakil Ketua Umum (Waketum) Bara JP Willem Frans Ansanay didampigni Waketum Vivi Evilia, dan Wakil Sekretaris Umum Bara JP, Jonny Sirait.

Willem mengaku mendapatkan banyak informasi tentang cara budidaya lebah. Kemudian, DPP Bara JP berbagi pengetahuan serta menggali informasi usaha yang sedang dijalankan para petani lebah.

“Salah satu petani lebah yang dikunjungi yaitu Kelompok Petani Jujur di Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Di sana masyarakatnya sangat terbuka dan kami akan memberi perhatian khusus kepada mereka dengan cara mendorong pemerintah agar mendukung budi daya ini,” tandas Frans.

Senada dengan Willem, Jonny Sirait mengungkapkan bahwa petani lebah harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah mengingat usaha madu lebah trigona amat menjanjikan secara finansial dan kesehatan.

“Madu hasil budidaya ini bisa dikembangkan juga oleh pemerintah. Di masa pandemi, madu menjadi salah satu primadona menjaga daya tahan tubuh. Jadi budidaya lebah ini sangat berpotensi membuka peluang usaha,” jelas Jonny.

Dirinya meminta Pemkab Banyumas memberikan bantuan dan dukungan kepada petani lebah agar bisa terus mengembangkan usahanya.

“Pemkab Banyumas patut berbangga memiliki petani yang handal dalam membudi daya lebah. Jadi jangan disia-siakan, ini peluang besar. Tak menutup kemungkinan penjualan madu trigona ini bisa ke mancanegara atau ekspor,” tutup Jonny.

Di tempat sama, Vivi juga menekankan agar petani harus diperhatikan pemerintah. Bahkan menurut Vivi, pemerintah wajib mendorong agar para petani lebah bisa mengembangkan usahanya.

“Maka dalam hal ini, Bara JP akan mencoba memperjuangkan para usaha kecil serta petani petani mandiri agar usahanya mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Vivi.

Ia juga sepakat bahwa budidaya lebah trigona sangat potensial untuk mejadi salah satu penunjang ekonomi masyarakat.

“Bara JP akan berusaha semaksimal mungkin melakukan pendampingan kepada para pegiat usaha kecil di daerah,” tandasnya. (bint)

Facebook Comments Box

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook