Calon Kades Harus Siap Menang dan Siap Kalah

Jonny Sirait didampingi istri saat memberikan hak pilih di Pilkades Ciomas, Minggu 3 November 2019

BOGOR, INDONEWS,– Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak gelombang ketiga tahun 2019 di Kabupaten Bogor dilaksanakan Minggu 3 November 2019. Sebanyak 273 desa dari 39 kecamatan menggelar pilkades dengan sukses dan lancar.

Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi Kabupaten Bogor, Jonny Sirait memberikan pandangan terkait pilkades. Menurut dia, pilkades adalah instrumen politik warga negara untuk menentukan pemimpin lokal serta implementasi sistem demokrasi untuk melindungi kebebasan berpolitik.

“Pilkades juga sebagai gambaran politik lokal yang menguji kekuatan political will dan political civil karena antara masyarakat dengan pemimpin sangat dekat dan dampaknya mudah dilihat.  Sebagai warga negara yang baik, kita harus menyukseskan pesta demokrasi. Saya dan keluarga datang ke TPS untuk memberikan hak suara di Pilkades Ciomas, Kecamatan Ciomas, Kab.  Bogor,” jelas Jonny, usai memberikan hak pilihnya, Minggu (3/11/2019).

Dia menambahkan, pemberian suara dalam pilkades merupakan wujud partisipasi dalam politik dan bentuk keikutsertaan sebagai warga dalam proses politik. Dalam negara demokrasi, rakyat diharapkan dapat ikut berpartisipasi politik secara aktif.

“Kami berpesan, siapa pun kepala desa yang terpilih nanti, hendaknya paham tugas dan wewenangnya sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2014, dan pasal-pasal yang ada di dalamnya, seperti pasal 23 dan pasal 25 UU Nomor 6 Tahun 2014, serta pasal 26 ayat 1 UU Desa tentang tugas-tugas yang harus dilakukan kepala desa,” pesan Jonny.

Selain itu, imbuhnya, banyak hal yang perlu diperhatikan oleh kades terpilih. Seperti melakukan inovasi program-program desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melakukan pelatihan UMKM agar menambah pendapatan asli desa dan masyarakatnya.

“Pesan lainnya, peserta pilkades juga harus lapang dada menerima hasil pemilihan. Jadi harus siap menang dan siap kalah. Salam Hangat untuk demokrasi,” pungkas tokoh masyarakat Ciomas tersebut.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun wartawan, Calon Kepala Desa Ciomas ialah sebanyak 4 calon. Nomor urut 1 Sutewi Prawita, nomor urut  2 Jaja Gojali, nomor urut 3 Ibrohim  dan nomor urut 4 Suhaji dengan DPT sebanyak 9.719.

Empat calon Kepala Desa Ciomas

Adapun rincian yang hadir di TPS Ciomas adalah sebagai berikut:

Zona 1: hak pilih 3259, hadir 1823, tidak ahdir 1436.

Zona 2: hak pilih 3251,hadir 1846, tidak hadir 1405.

Zona 3: hak pilih hadir 2226, tidak hadir 983.

Jumlah keseluruhan hadir: 5.895, tidak hadir 3824. Total jumlah 9719.

Diberitakan sebelumnya, tahapan pilkades sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor salah satunya membentuk panitia tingkat kabupaten, yang notabene ketuanya adalah Sekda Kab. Bogor, wakil ketua oleh Kepala Dinas DPMD, termasuk anggota di dalamnya adalah kapolres, kodim, SKPD-SKPD terkait, seperti inspektorat, disdukcapil, diskominfo dan SKPD lainnya.

Kemudian, panitia di tingkat kecamatan, diketuai camat dan wakil ketuanya ialah kapolsek, koramil serta seterusnya.

Persyaratan Mengacu pada UU Desa

Sedangkan untuk persyaratannya mengacu pada undang-undang desa. Calon kades paling rendah berpendidikan SLTP sederajat.

Sementara terkait pendaftaran calon, apabila lebih dari lima calon, maka akan diterapksan seleksi tambahan sesuai dengan Permendagri.

Seleksi terdiri dari penilaian pengalaman organisasi pemerintahan. Kemudian ada seleksi tertulis, sehingga dua indikator ini akan dipadukan kumulatif, siapa nilai tertinggi peringkat 1 sampai 5 nanti dia yang akan dianggap lolos.

Selain itu, tidak ada biaya pendaftaran bagi calon kepala desa karena pemerintah menyalurkan bantuan Pilkades dari APBD Kabupaten Bogor melalui rekening desa, masuk APBDes.

Satu desa tentu anggarannya berbeda, tergantung jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Per DPT atau per hak pilih yakni sebesar Rp15.000. Dan jika terjadi kekurangan, dapat dialokasikan dari APBDes.

Untuk bantuan pengamanan pilkades, ada bantuan hibah dari pemda yang diberikan kepada kapolres dan kodim melalui MoU bantuan hibah pengamanan. (Bon/Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook