Kelompok Perdagangan Manusia Diringkus Polisi

Foto: Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto memberikan keterangan pers saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus perdagangan manusia

CIANJUR, INDONEWS,– Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang atau human trafficking.

Petugas meringkus lima tersangka terdiri dari tiga perempuan dan dua laki-laki, yaitu NM alias B (21), JM alias J (26), JJNH (25), DA alias M (28), dan H alias BH (38).

Kapolres Cianjur Polda Jabar AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, kasus trafficking ini terjadi Villa Kota Bunga, Desa Sukagalih, Kecamatan Sukanagalih, Kabupaten Cianjur.

Komplotan ini, tak hanya perempuan, komplotan ini juga memperdagangkan pria kepada pria hidung belang asal Timur Tengah. “Korban tiga laki-laki yang dijadikan lady boy dan lima perempuan jadi pekerja seks komersial (PSK),” kata Juang.

Dari tangan para tersangka, tutur Juang, petugas mengamankan barang bukti sembilan lembar Uang pecahan Rp100.000, 16 lembar uang pecahan Rp100.000, enam lembar uang pecahan Rp100.000, satu bungkus kondom, satu unit mobil, dan enam telepon seluler (ponsel).

“Modus operandi para tersangka, mereka merekrut korban untuk dijadikan PSK dan lady boy. Setelah dapat, korban dieksploitasi secara seksual sehingga tersangka mendapatkan keuntungan dari hasil transaksi sex komersial ke warga negara asing asal Timur Tengah,” tutur Juang.

Juang mengungkapkan, kepada para tersangka, Polres Cianjur mengenakan Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

“Mereka terancam hukuman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 120 juta dan paling banyak Rp600 juta,” ungkap Juang. (Lufti)

Facebook Comments Box

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook