Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !, “BONA PASOGIT MEMANGGILMU PULANG !” .

Warung Kopi BOGOR KAPAYUN !,
“BONA PASOGIT MEMANGGILMU PULANG !”
.
Bismillahirahmanirahiim,
Assalamualaikum wrwb,
Salam Damai & Sejahtera Untuk Kita Semua.
SAMPURASUN.
.
Malam semakin pekat di kota Cianjur, saya, mas Ary Dicky Buntoro – Kord. Konsorsium Relawan Jokowi (KRJ) dan Lae Jonny Sirait – Ketum BOGOR KAPAYUN & Ketum Sahabat Jokowi Kerja (Joker) pun semakin merapatkan duduk di warkop yng terletak di kota Cianjur ini. Apalagi setelah hujan mulai turun dengan derasnya.
.
“Jika ada waktu dan rejeki saya ingin ke Danau Toba”, kata mas Dicky sambil menyeruput kopinya, saya mengangguk, “Saya juga ingin ke makam dan musepum Raja Sisingamangaraja XII di Balige,mas”, kata saya menimpali. Lae Jonny manggut-manggut sambil menghisap dalam-dalam rokok kretek idolanya.
.
“Bagi saya Danau Toba adalah Mahakarya Agung Tuhan YME yang diberikan kepada bangsa ini, khususnya masyarakat Sumatera Utara, khususnya lagi untuk masyarakat sekitar Danau Toba. Apalagi Danau Toba telah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), jumlah turis semakin meningkat dan ini berdampak pada pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten tersebut. Masalahnya bagaimana infrastruktur penunjang Danau Toba itu sendiri, apakah sudah baik. Begitu pula sejauh apa pemerintah setempat memaksimalkan warga setempat untuk ikut mendukungnya?”,kata mas Dicky yang juga relawan senior ini.
.
“Saya setuju mas, pastinya setelah ditetapkan Jokowi bahwa Danau Toba adalah bagian tujuan wisata internasional, memang jumlah wisatawan lokal dan asing memang meningkat. Jika tahun sebelumnya sekitar antara 100-200.000 orang/tahun kini di akhir tahun 2018 dapat melebihi angka 300.000 orang. Hal ini effek dari adanya juga peningkatan status Bandara Silangit sebagai bandara internasional, yang kemudian turut mendorong peningkatan jumlah turis. Hadirnya Bandara Silangit membuat turis tidak perlu lagi turun di Bandara Kualanamu di Medan, untuk bisa dengan cepat sampai ke Danau Toba. Karena jarak Kualanamu menuju Danau Toba bila ditempuh dengan perjalanan darat dapat menghabiskan waktu 6-7 jam. Sementara, bila melalui Bandara Silangit waktu tempuh yang dibutuhkan hanya 1,5-2 jam dalam kondisi normal. Ini bukti keberpihakan Jokowi dalam pembangunan di Sumatera Utara..”, timpal Lae Jonny.
.
“Apalagi kalau infrastruktur dari Muara ke Nainggolan di Taput (Tapanuli Utara), kapalnya terkoneks, pasti akan lebih dahsyat. Kontribusi turis yang datang ke wilayah Danau Toba hampir mencapai 30 % bila dibandingkan dengan target yang dipatok pemerintah pusat untuk mencapai angka 1 juta wisatawan datang ke Danau Toba. Semoga ini juga berdampak baik untuk kabupaten sekitar, seperti kabupaten Karo, Toba Samosir, Simalungun dan sebagainya. Kedepan peningkatan ini berimbas kepada bisnis hotel dan resto di wilayah sekitar. Maka jika saat ini disana tersedia sekitar 2.250 kamar hotel, di luar homestay. Maka kedepan ini akan meningkat lagi, Sehingga PAD masing-masing daerah pun akan terdongkrak termasuk PAD provinsi Sumatera Utara. Jika saja PAD kabupaten sekitar saat ini antara Rp. 35-50 milyar, kedepan mungkin mampu mencapai Rp. 75-125 milyar, jika semua mau bersinerji. Lintas kabupaten, provinsi dan pusat”, kata mas Dicky lagi.
.
Para pembaca INDONEWS Yth,
Para RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA Yth,
Membangun Danu Toba bukan semudah membalikan telapak tangan selain diperlukan sinerjitas lintas kabupaten, provinsi dan pusat juga diperlukan hati yang ikhlas untuk kemajuan bersama.
.
Saya memang bukan orang Batak, saya asli Jawa Barat, namun Danau Toba juga adalah milik semua anak bangsa ini, khususnya para RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA . Kalau membahas Danau Toba ini tidak pernah akan habis habisnya dan saya jamin tidak akan pernah bosan, mulai dari terjadinya danau ini sejak lebih 70.000 tahun lalu dan wisata-wisata yang ada saat ini. Pastinya, kalau kita berwisata ke Danau Toba, kita pasti akan mendapati kawasan yang beda dari yang pernah kita alami didaerah lain. Potensi Geography yang meliuk-liuk bak putri Batak menari tor-tor, air terjun yang menawan. Pemandian air hangat, hutan lindung, hingga potensi lutung, orangutan, dan beberapa jenis monyet, sedangkan di selatan ada monyet lingur, tapir, dan ingkir. Kita juga bisa bersenda-gurau dengan wisata air disana, seperti jetski, banana boat, balap perahu dan tarian adat setempat.
.
Danau Toba memang karya Mahaagung Tuhan YME, karena dia pun adalah danau vulkanik terbesar di dunia dengan kedalaman sekitar 450 m, panjang 87 km dan lebar 27 km. Danau Toba juga dikenal sebagai danau terdalam sekaligus danau terbesar ke-2 di dunia setelah Danau Victoria di Afrika.
.
Saya menyeruput kopi yang mulai dingin, mas Dicky dan Lae Jonny mengernyitkan dahi. “Bagaimana tahu?”, kata mereka bersamaan, saya mengerdipkan mata. ‘rahasialah.., ahahaha…

Para pembaca INDONEWS Yth,
Para RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA Yth,
Tidak lama, Lae Jonny pamit karena mendapat telepon dari Panglima Komando BARISAN RELAWAN JOKOWI PRESIDEN (BARA-JP), Ir. Viktor S. Sirait. Hampir 15 menit mereka bercakap, setelah seluler dimatikan Lae Jonny menyampaikan ‘kabar gembira dari Viktor itu sebagai berikut, bahwa, “ Pada hari Selasa (23/4), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Toba Samosir menyelenggarakan rapat paripurna dengan agenda utama pembahasan perubahan nama Kabupaten Toba Samosir atau Tobasa menjadi kabupaten Toba. Rapat paripurna itu dipimpin oleh ketua DPRD Toba Samosir Boike Pasaribu, dihadiri bupati Darwin Siagian, wabup Hulman Sitorus, Forkopimda Tobasa, Plt sekdakab Tobasa Harapan Napitupulu, para pimpinan OPD di jajaran pemkab Tobasa dan para camat.

Kata Viktor lagi, Pada pembahasan usul perubahan nama tersebut, seluruh fraksi yang ada di DPRD Tobasa menyetujui perubahan nama menjadi Kabupaten Toba. Diantaranya hadir saat itu fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra, Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, Fraksi Hanura, Fraksi PKPI dan Fraksi Perjuangan Kebangkitan.

Di rapat itu pula Bupati Toba Samosir Darwin Siagian menyampaikan rasa terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, masyarakat dan berbagai elemen masyarakat lainnya, atas dukungan dan persetujuannya sehingga perubahaan nama kabupaten Toba Samosir menjadi kabupaten Toba bisa terwujud di tahun 2019 ini.
.
Masih kata Viktor lagi, Jadi kita sebagai RELAWAN JOKOWI SE-DUNIA wajib hukumnya mengawal proses DOB kabupaten Toba ini. . “Saya belum mendapat info rinci soal ini, namun kita mengacu saja pada UU No 23/2014, bahwa untuk menjadi daerah otonom baru (DOB), sebuah daerah harus menjadi daerah persiapan selama tiga tahun. Pada akhir masa da¬erah persiapan, akan ada evaluasi lagi oleh pemerintah bersama DPR Jika layak, daerah bisa menjadi DOB, tetapi jika sebalik¬nya, daerah persiapan dikemba¬likan ke daerah induk. Jadi sebagai anak rantau yang juga relawan Jokowi pastinya saya menyambut baik pembentukan kabupaten Toba. Kabupaten Toba Samosir, telah berusia 20 tahun sejak dimekarkan dari kabupaten induk yakni kabupaten Tapanuli Utara yang mencakup wilayah Toba dan pulau Samosir sekitarnya. Kemudian, seiring dengan berjalannya waktu, wilayah pulau Samosir dan sekitarnya dibentuk menjadi satu daerah kabupaten tersendiri yakni kabupaten Samosir, sehingga wilayahnya menjadi berkurang. Namun demikian, sejak pembentukan kabupaten Samosir tahun 2003 lalu hingga sekarang, kabupaten ini dengan ibukotanya Balige masih tetap menggunakan nama Kabupaten Toba Samosir”, demikian Viktor yang disampaikan Lae Jonny.
.
“Sayang seluler Viktor sudah off, lain kali saya akan tanyakan kepada Panglima Komando BARA-JP ini apakah dia siap menjadi TOBA-SATU, ahahahah….”,tanya saya kepada Lae Jonny dan Mas Dicky, mereka tidak menjawab, hanya mengacungkan jempolnya masing-masing. Namun dari sikap mereka ini , mereka sepakat jika TOBA-SATU layaknya dijabat oleh tokoh/figur RELAWAN JOKOWI. ‘Aamin Ya Allah.Aamiin.
.
BONA PASOGIT MEMANGGILMU PULANG, LAE VIKTOR; Holong Mangalap Holong, Kasih Berbagi Kasih; Wassalamualaikum wrwb, Mohon maaf lahir bathin; .JOKOWI HARUS MENANG DIATAS 53%; …… #Waspada Kebangkitan Orde Baru#, — Arief P.Suwendi – Ketum PERI – Persatuan Relawan Indonesia, Penasehat Media Ummat & Indonews bd.Media – Event Organizer + Sekjend DPD GMPK kab.Bogor)

Facebook Comments Box

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Facebook